CAKRA NUSANTARA ONLINE "Mengusung Fakta Tanpa Rekayasa" (Kirimkan berita anda melalui : e-mail : cakranusantara84@yahoo.co.id)

BAWASDA SUKABUMI BINTEK KELOMPOK TANI

logo cakra



Sukabumi, Cakra Nusantara,
Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal KPDT RI dalam Komitmen-nya  mengentaskan ketertinggalan Kabupaten Sukabumi pada hari Rabu 12 Desember 2013 bertempat di Vila Yustik Selabintana Sukabumi melakukan Bimbingan Teknis kepada 35 kelompok Tani Jabon KPDT yang diwakili salah satu Deputi yang bernama Jamil mengatkan bahwa KPDT akan mendorong petani melakukan upaya peningkatan pendapatan keluarga, dari komoditas Jabon yang merupakan Program Unggul Kabupaten  Sukabumi (PRAKAB) menurut Jamil petani akan di berikan Bibit Jabon dan Pupuk , sedangkan Para Petani dipersilahkan mengajukan Pembiayaan Tumpeng sari Dibawah Tegakan Baik itu Jagung,Kedelai,Kacang dll.
Pada kesempatan yang berbeda DR Yulianto P. Wirano selaku Staf Khusus Menteri  PDT mengatakan selain Tumpeng sari Petanipun akan diberikan Pemerdayaan keluarga Kelompok untuk memanfaat kan hijauan di bawah Tegakan Dengan pemberian kambing kepada tiap Keluarga anggota Kelompok sebanyak 5 ekor dengan 1 Jantan dan 4 betina.
Pada kesempatan BINTEK  tersebut Kepala Dinas Kehutanan Dadang Budiman tidak banyak melakukan pemaparan teknis ia hanya membuka saja acara tersebut, sedangkan pemaparan teknis Administrasi banyak di lakukan oleh KPDT sampai dengan mekanisme Kerjasama Pasar dengan Perusahaan Olimpik yang sedang melaksanakan pembangunan Pabrik di Sukabumi.
Sementara Bimbingan Teknis yang seharusnya menyentuh pada teknis penanaman, pemeliharaan dan pengolahan Lahan yang menjadi Wilayah Dinas Kehutan dipaparkan oleh BAWSDA Kabupaten Sukabumi bahkan BAWASDA berpesan Bahwa ini di Usulkan oleh Bapak Bupati di Akhir masa Jabatan nya dan ia mengatakan bahwa Pak Sukma  ingin mempunyai Kenang-kenangan kepada petani karena Beliau tidak akan menjabat lagi BAWASDA pun mengatakan bahwa pentingnya Rehabilitasi Lahan dengan Program Jabon sebagai PRUKAB salah satunya untuk melestarikan Lingkungan.
Ia mengatakan Tegal Buled sebagai contoh, Daerah tersebut sudah Rusak, Tumbu Karang sudah Hancur Ikan-ikan pantai sudah mati Radius 15 KM dari Pantai Laut Tegal Buled Sudah tidak ada ikanya lagi Nelayan mau ngomong apa ungkapnya, Pemilik Tanah Pesisir Besi  sudah bukan Rakyat itu milik Pengusaha yang tidak menjajikan Kesejahteraan apapun bagi rakyat tegasnya pula bahwa batas wilayah pantai dan peta Kabupaten Sukabumi nanti 10 tahun lagi akan berubah yang semula lurus dari kali ci buni sampai muara Cikaso nanti petanya akan bergeser melengkung kedalam sekarangpun pantai nya sudah tidak ada ombak , mendakan pusaran air laut sidah di bibir Pantai dan Tegal Buled menunggu Amblas saja, Tegasnya ia paparkan agar para Petani kelompok mengerti akan penting nya pengelolaan Sumber Daya Alam yang berwawasan Lingkungan.
Di Akhir bincara Bintek tersebut kementerian PDT mengumumkan Kelompok Penerima manfaat sebanyak 22 Kelompok yang ternyata di rekomendasikan oleh Wakil Bupati Sukabumi, Drs.Akhmad Jajuli M.Pd telah mendapatkan SK Menteri untuk Realisasi Desember 2013  yang pendistribusinya akan dilaksanakan pada tanggal 20 Desember 2013 Sementara Kelompok sisanya akan Mendapatkan Alokasi pada Bulan Juni 2014 Ditegaskan Pula Deden DISHUT Sukabumi.
.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design By Miftah/Cakra Nusantara | Published By CAKRA NUSANRATA