Tampilkan postingan dengan label Sosial Budaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sosial Budaya. Tampilkan semua postingan

Grand Opening Azkia Hijab Gallery

Sukabumi, Cakra Nusantara   
Brand Azkia Hijab Syar'i and Fashionable buka Cabang / Galeri Azkia Hijab yang beralamat di Jalan R.E. Martadinata No. 2 kota Sukabumi ( Bundaran Tugu Adipura Kota Sukabumi ).

Dimana Soft Openingnya dilaksanakan pada hari Sabtu (13/03/2021) dengan undangan sangat terbatas dan acarapun sangat singkat, mengingat kondisi saat ini.
Setelah Owner menyampaikan sambutan, diteruskan dengan Do'a dan Potong Tumpeng sebagai Tanda Syukur kepada Allooh Swt., kemudian di perkenalkan Produk - produk Azkia Hijab kepada Mitra Azkia.   

Untuk Belanja Azkia Hijab Clik di sini Toko Azkia Hijab

Sedangkan Grand Openingnya atau dibuka secara umum kepada publik dilaksanakan pada hari Minggu (14/03/2021), dengan memberikan diskon dan voucher - hadiah menarik dari Azkia Hijab, Special discount 10% sampai tgl. 21 Maret' 21

Galeri Azkia Hijab merupakan galeri baju muslim terbaru di kota Sukabumi dengan koleksi berbagai macam baju muslim hingga aksesoris, bahkan ada juga Mukena Salafiyyah (perangkat alat sholat wanita).   

Busana merek Azkia menampilkan model yang simple dengan bahan nyaman berkualitas, juga lembut dan tidak panas saat dkenakan meski pada siang hari.   
Tersedia dengan motif bervariasi dan banyak warna.
Koleksinya juga banyak, bahan pun lembut dan nyaman dipakai.   
Jadi tidak hanya kerudung / hijab saja yang tersedia di galeri ini.

Owner Azkia Hijab Mira Mussyarrofah memaparkan ; Mudah - mudahan dengan adanya cabang atau galeri Azkia Hijab di kota Sukabumi ini bisa mempermudah para pelanggan untuk mendapatkan produk - produk Azkia Hijab dan juga bisa langsung melihat produk kami secara Real, mungkin biasanya selama ini hanya bisa dilihat secara Online untuk wilayah Sukabumi.   

Karena ini adalah Store pertama di Sukabumi ini, jadi yang biasanya melalui online, sekarang bisa langsung datang dan bisa langsung membuktikan bahwa Azkia Hijab ini ada, bahwa Kwalitas ini adalah yang terbaik dan bahwa kami ini mementingkan dan memprioritaskan kenyamanan para pelanggan.   
Dan juga kita dengan value banyak warna bisa memenuhi sesuai kebutuhan para wargi Azkia Hijab dan tentu nya bisa menyesuaikan dengan ukuran yang biasa dipakai oleh wargi Azkia Hijab.   

Yang mana biasa dipakai oleh para muslimah ini kan beragam, mulai dari hijab yang paling pendek dan juga yang paling lebar di kita ada.   
Mungkin untuk hijab yang pendek ini pemakainya baru hijrah, baru memakai hijab dan masih beradaftasi dalam memakai hijab seperti itu, ya mudah - mudahan dari hijab pendek ini bisa bertahap sampai ke hijab yang agak lebar, lalu yang lebih lebar lagi, kemudian yang panjang, sehingga sampai dengan memakai cadar dan mudah - mudahan sampai istiqomah mengenakannya, tentunya seperti itu, pungkas Mira.   
Seraya mengucapkan "Alhamdulillaah masyarakat begitu antusias terhadap produk  Azkia Hijab ini".   Waz A - A.S     

Baca Juga         : Azkia hijab gelar acara gathering mitra
                             Forkopimcam cicantayan turun tangan 

Waga di Desa Babakan dan sekitarnya di himbau tidak buang sampah ke kali

Warga dihimbau tak BuangS ampah ke Sungai Saat Musim Hujan.
Masih terdapat sampah yang dibuang masyarakat ke saluran air.
Engkus Kusnadi,S.I.Kom selakuKetuaRW 08 Kp.Liungtutut Desa Babakan Kec.Cisaat Kab.Sukabumi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai di masamusim hujan terlebih saat ini sedang terjadi fenomena anomali cuaca. Sebab dampak yang ditimbulkan dapat menyebabkan banjir dan merugikan masyarakat. Warga Kp.Liungtutut Desa Babakan selalu melaksanakan kerja bakti  membersihkan saluran air dimusim  hujan ini.Namun ,menurutnya masih terdapat sampah yang dibuang masyarakat ke saluran air.“Tapi setiap hari sampah ada juga (disaluranair). Jadi perilaku masyarakat juga tolong dong agar tidak buang sampah ke aliran sungai,”kataEngkusSelasa(27/10). Ia mencontohkan apabila masyarakat dihulu membuang sampah saat hujan terjadi maka yang terkena dampak yaitu masyarakat yang tinggal dihilir. Oleh karena itu, menurutnya partisipasi masyarakat agar tidak membuang sampah kesungai sehingga meminimalisasi potensi banjir sampah.Sebelumnya, Sebuah sawah pertanian milik warga di RW 08 Kp. Liungtutut Desa Babakan, Kecamatan Cisaat, Kab. Sukabumi terendam  banjir hingga sampah yg ditimbulkan dari banjir memenuhi persawahan. Ahad(25/10). Banjirter jadi disebabkan oleh hujan deras yang terjadi sore serta meluapnya aliran air diselokan dan kondisi sampah yg banyak terbawa aliran sungai.Ketua BPD Desa Babakan, Nanang Sopandi mengatakan terkait kejadian ini telah melakukan koordinasi dengan Pemerintahan Desa Babakan. Menurutnya saat ini permasalahan sampah dampak banjir di wilayah tersebut akan mencarikan solusi dengan pihak terkaita gar kejadian tersebut tidak terulang kembali setiap musim penghujan. Ia mengatakan, penyebab banjir diperkirakan karena curah hujan yang tinggi serta saluran airyang kecil.”Saya pernah mengecek langsung dan koordinasi dengan ketua RW, tokohmasyarakat diakui bahwa ini curah hujan,”katanya.Terkait dengan kondisi meluapnya sampah yg terbawa aliran sungaia tau saluran yangl ebih tinggi dari hulu menurutnya. Nanang menambahkan, hujan deras yang terjadi menyebabkan banjir dangen angin terjadi dibeberapa titik di Desa Babakan salah satunya di RW 08 Kp.Liungtutut. Selain itu d tempat terpisah Kepala Desa Babakan Sumitra mengatakan terkait masalah sampah ini yg sering terjadi di musim penghujan tiba. Beliau telah melakukan koordinasi dengan pihak terkait dan melakukan komunikasi antar desa.Dikarenakan daerah Desa kam iberada di hilir aliran sungai Ciraden Kecamatan Cisaat yg menjadii mbasnya dari kiraman sampah yg terbawa arus sungai dar ihulu. Untuk itu kami mencoba melakukan komunikasi dengan pihak Desa yg berada di wilayah hulu aliran sungai. Kesadaran masyarakat di wilayah hulu yang paling penting agar tidak membuang sampah sembarangan ke sungai. KataSumitra(27/10).




 

PISAH SAMBUT CAMAT CISAAT

Sukabumi, Cakra Nusanta     
Pisah sambut antara pejabat lama Drs. H. Budianto, M.Si. dan pejabat baru Drs. Yudi Mulyadi, M.Si. dilaksanakan di Aula Gedung Islamic Center Kabupaten Sukabumi / di pusat perkantoran Cisaat, Kamis (09/01) dengan membawa thema “Melepas kenangan indah dan menyambut dengan harapan baru”.   Sedangkan pisah sambut Camat Sukaraja dilaksanakan sehari sebelumnya di kecamatan Sukaraja.   
Dan acara pokok serah terima / Seren Sumeren disampaikan oleh H. Kholid Rosyid, S.Ag  (pihak kecamatan Sukaraja) sedangkan Penerimaan dan Penyambutan diwakili oleh Kepala KUA Kecamatan Cisaat Drs. H.Sihabudin, MH.
Dimana keduanya Mutasi - Rolling sesuai keputusan dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi, dan ini merupakan suatu hal yang biasa di instansi pemerintahan sebagai suatu penyegaran bagi aparatur, yang mana sebelumnya Drs. Yudi menjabat selaku Camat Sukaraja sedangkan Drs. Budianto sebelumnya menjabat selaku Camat Cisaat.     

Acara pisah sambut dihadiri oleh semua Kepala Desa dari dua kecamatan, turut hadir pula para undangan selain dari Muspika, baik itu dari tokoh Agama, tokoh Masyarakat, organisasi Kepemudaan dan juga undangan lainnya.

Dikatakan Drs. Yudi Mulyadi selaku Camat Cisaat yang baru; Saya merasa bahagia dan bersyukur kepada Allooh Subhanahu Wata’ala, karena saya sudah diterima oleh keluarga Cisaat dan ini merupakan modal awal kami untuk bekerja di wilayah Cisaat ini.   

Tentu berharap ke depan Cisaat harus lebih baik lagi, Pak Budianto Camat yang lama sudah memberikan Pondasi yang bagus, sedang kami hanya tinggal melaksanakan saja.   
Mungkin tinggal menambah sedikit – sedikit, dan beberapa inovasi agar semua harapan, semua program dapat berjalan dengan baik sesuai dengan amanat dari pimpinan.   

Tentu saya selaku camat yang baru, mengharapkan dukungan baik itu do’a, spirit dalam rangka mengemban tugas, agar kami bisa dengan baik bertugas di Cisaat ini.   
Insya Allooh komunikasi akan kami jalin dengan semua pihak sebagai upaya untuk mempercepat bergerak aktif dimasyarakat, agar untuk penyelesaian setiap permasalahan tentu dengan berbagai solusi yang kami hadapi, oleh karena itu dukungan dari semua pihak tentunya kami perlukan, pungkas Yudi. )" A.S

Paguyuban Petani Perikanan Sukabumi Mengadakan Saresehan di Hotel Augusta

Para pengusaha ternak ikan yang tergabung dalam Paguyuban Petani Perikanan se Wilayah Sukabumi, mengadakan saresehan perani perikanan,  di Hotel Augusta Cikukulu Sukabumi. Pimpinan Poultry Shop Laksana Tani Sukabumi,  H Ade Abdullah mengatakan, acara tersebut hanya diikuti oleh para pengusaha perikanan yang ada di Kabupaten Sukabumi. Peserta kata H Ade rata - rata merupakan pengusaha ternak ikan yang sudah memiliki puluhan kelompok petani  perikanan diwilayanya masing - masing.  " Undangan yang hadir pada hari ini berjumlah 50 orang.  Mereka adalah para pengusaha dari Wilayah Cisaat Cibaraja, Kadudampit, Caringin dan Cicantayan serta Cibadak. Bahkan ada yang datang dari Wilayah Cianjur," katanya kepada wartawan,  Minggu,  (12/1/2020). Dia menambahkan, acara saresehan tersebut ditunjukkan untuk saling tukar menukar informasi seputar kemajuan usaha perikanan para anggotanya. Tidak hanya itu, dalam acara tersebut, para peserta saresehan juga juga melakukan audensi dengan salahsatu perusahaan pengadaan pakan ternak yang sudah mendunia yaitu PT Japfa Comfeed Indonesia. Pada bagian lain dia menjelaskan,  kehadiran produsen pakan ikan tersebut,  untuk mensosialisasikan pakan ikan bermutu tinggi. " Pengusaha kini harus beralih dari metode pemberian pakan tradisional kepada pakan ikan yang menggunakan teknologi ramah lingkungan," ujarnya. Potensi perikanan di Sukabumi lanjut dia, sangat besar dan cukup menjanjikan. Ironisnya, peluang ini justru dimanfaatkan oleh daerah yang tidak memiliki potensi perikanan yang baik. " Dulu Subang, Cianjur dan Bogor berguru dari Sukabumi. Tapi sekarang, sektor bisnis perikanan di daerah - daerah itu,  jauh lebih pesat," ungkapnya. Sementara itu, Kepala Unit Pemasaran Wilayah Bandung, Cirata dan Sukabumi PT Japfa Comfeed Indonesia,  
Ujang Kusnadi menuturkan, Sukabumi merupakan pangsa pasar potensial, namun sayangnya agak ketinggalan dibandingkan dengan wilayah lain.  Artinya kata dia,  Sukabumi,  belum bisa memanfaatkan teknologi pengolahan pakan secara maksimal. Disamping berkualitas tinggi,  pakan produksi Japfa juga tergolong ramah lingkungan. " Pertumbuhan ikan lebih cepat dan tidak menimbulkan gangguan kesehatan bagi lingkungan, " tegasnya .") Rab Rifaldo

Ade Abdullah Sosok Usahawan Muda Yang Tangguh Dan Peduli Nasib Sesama

Kerja keras dan semangat pantang menyerah ditunjukan Ade Abdulah warga Kampung Pasir Angin,Desa Mekarjaya ,Kecamatan Caringin,Kabupaten Sukabumi.Dalam mengembangkan usaha dibidang peternakan lele.Sebelum merengkuh kesuksesan seperti sekarang ini,dia sempat terpuruk mengalami jatuh bangun dalam membangun usahanya dalam interval waktu yang cukup lama.Dia mengatakan kegagalan dalam usaha,sudah menjadi makanan sehari-hari.Bahkan dia berkata dengan kegagalan kita bisa belajar apa yang kurang dari diri kita, kegagalan kita jadikan motivasi untuk mencapai kesuksesan,sehingga sudah menjadi kekuatan yang mampu menempa dirinya sehingga menjadi sosok yang mampu menjadi inspirasi bagi warga dan para petani lele binaan nya.Saya belajar merintis usaha ini dengan berdarah darah bukan tidak ada kendala,walaupun dengan belajar secara otodidak.Ilmu yang saya dapatkan dan saya punya,akan saya tularkan kepada sesama peternak dan orang yang mau berternak lele.Bukan kah dengan berbagi ilmu,kita akan mendapatkan kemudahan dan keberkahan katanya kepada awak media.Ade Abdullah pun menambahkan,saya mulai merintis usaha sebagai pedagang ikan di pasar tanggerang dari tahu 1998 sampai tahun2007.Dari tahun 2007 Ade Abdullah mengembangkan usahanya menjadi bandar pemasok,walau pun di bidang yang sama,naik satu levil menjadi agen.Karena pada saat itu permintaan terhadap ikan mas sangat tinggi,pangsa pasar pun sangat menggiurkan dan menjajikan ,sampai tahun 2012 ,Ade Abdullah merasakan dari hari kehari omsetnya menurun,mungkin karna persaingan bisnis ikan  semakin banyak dan dirasakan berat dan menurunnya tingkat konsumsi terhadap ikan mas.Maka di tahun2013,dia mulai mulai mengepakan sayap usahanya di bidang peomosi dan distribusi.Pada akhirnya say menjatuhkan pilihan  untuk menggeluti budi daya ikan lele sekaligus menjadi bandar dN pemasok ikan lele ke jakarta dan tanggerang,Ade Abdullah dikenal luas  oleh kalangan penjual dan peternak lele, yang amah tidak sombong ,ramah dan suka bercanda,karna dia selalau menjaga kualitas barang dagangan nya.Karna lele hasil peternakan nya,penangkarannya memiliki kualitas super,mengakibatkan banyak pesanan orderan dari konsumen yang tidak bisa di penuhi,saya bukan menolak rejeki,jumlah order pesanan yang datang,jauh lebih besar dari stok yang ada,makanya dari itu saya akan terus bermitra,mengembangkan dan menambah binaan-binaan lagi agar supay bisa memenuhi permintaan pasar katanya.Walau pun saat ini dia memiliki sekitar 40 kolam dengan 7 karyawannya,untuk satu hari saja biaya pemeliharaan dan pakan bisa mencapai angka Rp 40 juta per hari.Tapi alhamadullilah,pengeluaran sebesar itu bisa saya penuhi  tanpa harus meminjam kemana mana tandasnya.Untuk memenuhi kebutuhan dan permintaan petani untuk pakan.Ade Abdullah pun kini  sudah menjadi distributor,agen tunggal dan resmi di wilyah kecamatan caringin untuk pakan merk compeed,itu pun awalnya karna tuntutan kebutuhan untuk pengadaan pakan buat memenuhi kebutuhan petani,dengan gudang dan toko LAKSANATANI."Rab Rifaldo"

MUSRENBANGDES DESA CARINGIN KULON 2020

Cakra Nusantara" Dalam pidato pembukaan musrenbangdes Desa Caringin Kulon Abdurahman kepala Desa Caringin Kulon menyampaikan, musrenbangdes adalah forum musyawarah tahunan para pemangku kepentingan (Stakeholder) untuk menyampaikan rencana kerja pembangunan Desa (RKP),tahun anggaran 2020.Musrenbangdes Desa Caringin Kulon yang dilaksanakan  pada hari ini. 2/1)/2020,mengacu pada RPMJ desa,untuk menyusun rencana 5 tahunan dan rencana tahunan yaitu RKP desa program ini dilaksanakan oleh lembaga publik yaitu pemerintah Desa, BPD,LPMD,MUSPIKA Kecamatan, SKPD Dinas Kesehatan,UPT Pendidikan,POLSEK,Tokoh Masyarakat, Tokoh pemuda, Karang Taruna, RT/RW dan para pemangku kepentingan lain nya. Abdurahman pun menyampaikan Musrenbangdes ini maknanya untuk mencari kesepakatan tentang kepentingan, kemajuan dan kesejahtraan Desa dengan cara melihat potensi dan sumberdaya pembangunan, Musrenbang ini diselenggarakan untuk menyusun RKPD ,Penyusunan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Desa(APBDes) semuanya disusun berdasarkan musyawarah dan Mupakat.APBDes adalah merupakan dokumen  dan impormasi publik, saya selaku kepala Desa (Pemerintah Desa) wajib menyampaikan inpormasi ini kepada warga masyarakat katanya, Disisi lain Camat Caringin Anwari,S,sos MM pun menyampaikan penggunaan anggaran desa baik dana Desa DD, sekarang alokasi dana Desa harus mengacu pada pemberdayaan 60% sedang kan untuk pisik 40% berbeda dengan tahun sebelumnya.karna untuk tahun 2020 anggaran Desa harus dititik beratkan untuk pemberdayaan masyarakat.Pernyatan Anwari Ssos MM ini dikatakan saat menghadiri Musrenbangdes Desa Caringin Kulon  yang bertempat di aula kantor Desa Caringin Kulon. Prioritas  kegiatan Desa akan di laksanankan oleh Desa sendiri yang di biayai oleh APBDes yang bersumber dari PADes , alokasi dana Desa( ADD),APBD Kabupaten dan APBPN Pusat.Senada dengan kepala Desa wakil ketua BPD Bp Iman, siap bekerja sama dengan kepala Desa yang baru untuk melaksanaka terwujudnya perencanaan,pelaksanaan dan pengawasan pembangun.Dikesempatan akhir penutupan Abdurahman mengatanan Pemdes harus menciptakan sumber pendapatan lain, menurut Abdurahman Desa bisa sejahtera dan makmur bilaman memiliki usaha lain seperti BUMDES yang bila mana dikelola dengan baik dan proporsional insyaallah Desa Caringin Kulon bisa lebih maju dari desa desa lain ungkap nya."Rab Rifaldo"


SOSIALISASI PENANGANAN STUNTING DESA CARINGIN KULON 2019

Dalam pembukaan sosialisasi tersebut Kepala Puskesmas Caringin H.Ade Rahman,SKM,mengatakan masyarakat awam kerap kali  salah mengartikan Stunting adalah gizi buruk,padahal Stunting dengan gizi buruk merupakan dua hal yang berbeda.Stunting adalah kurangnya tinggi badan pada anak dibandingkan dengan usia anak yang seumurnya ungkap H Ade Rahman.Kurnia Suminar Am keb memaparkan awal mula stunting terjadi disebab kan oleh gizi buruk,karna kurangnya asupan gizi pada tubuh yang mengakibatkan kurangnyah tinggi badan dan akan di ikuti dengan kurangnya berat badan pada anak,jadi stunting itu akibat gizi buruk yang berkepanjangan.H Deni Iskadar Amkep,SKM menerangkan anak yang mengalami stuting tidak bisa diapa apain lagi,sehingga yang bisa dilakukan memaksimakkan yang ada di otaknya.Elsa Yulia Rahman pun menambahkan berbeda dengan stuting,gizi buruk akan berlangsung dalam waktu yang singkat,ketika anak mengalami pertumbuhan dengan normal hingga usia tertentu,kemudian tidak lagi mendapatkan asupan gizi yang normal akibat beberapa paktor maka anak tersebut akan mengalami penurunan berat badan dengan cepat.Bidan Elsa pun menghimbau masyarakat tidak perlu kwatir yang belebihan karna untuk pemulihannya pun akan cepat.Bidan Kurnia Suminar Am keb pun menambahkan stunting merupakan kondisi anak yang gagal tumbuh akibat kekurangan gizi yang yang berlangsung lama dari semenjak masa didalam kandungan hingga anak berusia 2 tahun,diusia tersebut otak anak akan berkembang sehingga anak membutuhkan nutrisi yang cukup,apabila nutrisinya kurang akan mengakibatkan pertumbuhan akan mengalami gangguan,anak yang mengalami stunting bisa terlihat dan di ukur dari perbandingan tinggi badan  dengan usianya tutur Kurnia Suminar Am keb selaku nara sumber   dari puskesmas caringin.Sosialisasi ini  diselenggarakan agar seluruh masyarakat caringin kulon dapat memahami pentingnya masukan gizi pada anak dan ibu hamil,supaya masyarakat caringin kulon terhindar dari stunting dan gizi buruk tutur Abdurahman selaku kades caringin kulon.Dalam acara tersebut di hadiri pula unsur muspida kecamatan caringin,Bp Sekmat kecamatan caringin,Bp Priatman selaku PMD kecamatan,Babinmas Aida Enjang dan unsur perangkat desa,30/12/2019"Rab Rifaldo"

Geliat membangun Desa Ciseupan Kec Caringin Kab Sukabumi

Pemerintah Desa Ciseupan terus mengebut pembangunan desa ,sejak di gulirkan nya Dana Desa dari pemerintah pusat,geliat membangun terus bergerak menuju desa maju dan berkembang
Pemeratan pembangunan dan peningkatan pelayanan kepada masarakat menjadi komitmen membangun desa ciseupan menuju desa sejahtera
 sesuai harapan pemerintah percepatan pembanguna di segala bidang harus di tuntaskan karena akan berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat,salah satu desa paling ujung di kec caringin yakni desa ciseupan kini sedang geliat membangun lingkungan ,diantaranya membangun jembatan,jalan setapak ,gang kurang lebih 1500m×80cm, Mck 4 yunit,Tpt 2
Pembangunan ini menggunakan anggaran desa tahun 2019 tahap 3
Dengan telah di bangunnya pembangunan ini kini masyarakat merasakan manfaat dan berdampak pada peningkatan perekonomian,selain itu juga lingkungan yang tadinya becek dan licin kini sudah berganti menjadi jalan cor,tentu saja ini berkat kerja sama antara pemerintah Desa dan warga masyarakat Desa ciseupan
Semoga saja dengan dilaksanakan pembangunan ini bisa mensejahterakan masyarakat"Rab rifaldo

Desa Sukamulya membangun

"Desa sukamulya membangun"
Sejalan dengan cita cita program pemerintah,bahwa pelaksanaan pembangunan di segala bidang,karna dengan pembanguna ini akan berdampak pada peningkatan roda perekonomian,seperti halnya di desa sukamulaya kec caringin telah dilaksanakan pembangunan diantaranya"
Pembangunan tpt selokan ,pembangunan dam kantor desa,dan pembangunan rabat beton jalan lintas desa,antara desa muara dua kec kadudampit,desa sukamulya dan desa caringin wetan kec caringin
Dengan telah dilaksanakan pembangunan didesa sukamulya besar harapan agar dapat terciptanya perkembangan perekonomian masyarak .rab ripaldo

Wakil Bupati Sukabumi Hadiri Pembagian Sertifikat Desa Caringin Wetan

wakil Bupati Sukabumi hadiri acara pembagian sertipikat tanah di Desa Caringin wetan.pelaksanaan pembagian sertipat tanah pada warga masyarakat caringin wetan berjalan sesuai rencana.tentu saja bagi masyarakat penerima program ini merasa senang dan bahagia. soalnya selain hak milik sertipat ini bisa dianggunkan sebagai modal usaha. dari sejumlah penerima baru sebagian yang dibagikan karena menunggu proses penyelesaiannya.semoga saja program ini menjadikan negara lebih bertamabat dan lebih maju,serta masyarakat dapat memanfaatkan sertipikat ini.

Gebyar Hut PGRI ke 74 kec caringin

Gebyar Hut PGRI ke 74 kec caringin
Dalam rangka memperingati Hut PGRI ke 74 kec caringin mengadakan kegiatan yang bersipat kekeluargaan antara guru,bidang yang diselenggarakan antara lain olah raga ,seni dan siraman rohani.penyelanggaraan ini dimulai pada tanggal21 sampai dengan tangagal 27 nop 2019 dan malam 28 nya akan di tutup dengan acara tablig akbar adapun lomba yang di laksanakan pada acara hut  tersebut diantaranya
Bola voli putradan putri
Tenis meja putra dan putri
Olah raga tradisional seperti
Balap bakiak
Tarik tambang 
Galasin
Enggrang
Sedangkan di bidang seni di antaranya qosidah antar guru se kecamatan caringin,semoga dengan di adakanya kegiatan tersebut dapat menambah tali siraturohmi diantara guru se ke camatan caringin 
Rab rifalda

Santunan 1111 Anak Yatim - Dzikir dan Sholawat Akbar


Sukabumi, Cakra Nusantara    
Majelis Sholawat Durorul Musthofa dan 234 SC ( Solidarity Community ) adakan kegiatan Santunan, Dzikir dan Sholawat Akbar bersama 1.111 Anak Yatim, yang di selenggarakan di Ballroom Hotel Augusta Jalan Cikukulu km. 9 Sukabumi, (Minggu 09/09/18).    
   Majelis Sholawat yang berpusat di Condet Jakarta Timur ini di pimpin oleh Habib Mustofa, SE., Al Habsyi ternyata memiliki cabang Majelis di berbagai daerah seperti Batam, Belitung, Belitung Timur, Bogor, Cianjur, Kuningan, dan lain sebagainya.  
   Sedangkan di Sukabumi sendiri sekretarianya di Jalur, ( bahkan di Cisaat, Sukaraja, Sukalarang, Pelabuhanratu ), sudah ada.  
   Kegiatan ini baru pertamakalinya diselenggarakan di wilayah Sukabumi Kota dan Kabupaten, dengan merangkul beberapa Ormas diantaranya : LBM, 234 SC, XTC Hijrah, FPI, TaeKwonDo ytc, bila perlu seluruh ormas  di rangkul.  
   Justru dari mereka – mereka inilah mudah – mudahan timbul Hammah semangat untuk pemberdayaan umat.
     Habib Mustofa, SE., Al Habsyi selaku Pembina kegiatan mengatakan : Memang acara untuk jumlah sebesar ini di Sukabumi baru yang pertama, tapi rencana setiap tahun akan kita adakan, insya Allooh seperti di Batam, Bogor, Jakarta dan Cianjur kita rutin tiap tahun, mudah – mudahan di Sukabumi bisa setiap tahun.  
   Tujuannya tiada lain, “Ya Sayangilah Anak Yatim”.   Karena dimana masyarakatnya memakmurkan anak yatim, Insya Allooh tempat itu Allooh Makmurkan.  
   Mudah – mudahan dengan acara ini pemerintah Sukabumi, khususnya orang – orang mampu di Sukabumi bisa ikut, ikut dalam artian mereka mau mengadakan sendiri silahkan, mereka mau gabung dengan kita juga silahkan, “Artinya Tergerak”.  

   Mudah – mudahan dari orang kaya, pemerintah ambil satu apa dua anak yatim jadikan anak asuh.  
Didik mereka, biayai mereka, kalau satu orang saja ambil satu, kan saya rasa anak yatim gak ada yang susah di Sukabumi ini.  
   Donatur yang jelas ini swasembada / kita cari sendiri dari masyarakat, tapi yang jelas dari pemuda Sukabumi mereka bergereak, Masya Allooh luar biasa, di jalan, di mesjid, dimanapun mereka bergerak.  
   Mudah – mudahan ini menjadi contoh untuk semua, jadi kalau bilang donatur, yang pasti donatur nya Allooh Ta’ala, donatur kedua Nabi Muhammad SAW, sisanya ya umatnya.  
  Mengenai angka 1111 itu sebenarnya angka kelipatan dari Sholawat Nariyah, jadi 1111 baca Nariyah nya tadi 4 x supaya menuju ke - 4444 itu saja.  
Kalau angka 1111 dibilang unik ya unik, tapi tujuannya tetap baca sholawat.  
Hari ini jelas sukses, Sukses dunia Akherat. Pungkas Habib.                                                                                                                                                                                                                          
     William Salim selaku Ketua 234 SC sekaligus Ketua Panitya Pelaksana Acara menyampaikan ; Harapan saya tentu saja agar dapat memberikan insfirasi terhadap masyarakat sekitar, bahwa masih banyak yatim - yatim yang membutuhkan, mari bersama – sama kita galakan cinta dan peduli terhadap anak yatim, karena setidak  - tidak nya mereka juga bagian dari masyarakat dan generasi bangsa juga, tetapi mereka Allooh Taqdir kan ada kekurangan, tapi kita juga harus menyemangati mereka berupa materi, support moral agar mereka tidak putus asa.  
   Nah itu jelas sebetulnya Pemerintah menjamin yatim seharusnya.  
Tapi kan pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, kitapun sebagai masyarakat harus peka dan memiliki nilai Filantropi agar bisa melaksanakan acara ini secara rutin, Insya Allooh rutin tiap tahun.  Kata William.     ( Taufiq – A.S )   

KBPPPolri Dan Warta POLISI Giat Khitanan Massal

Bertempat di Lapang Padepokan Pencak Silat Lemah Pandita Jalan Lokantara Kampung Cikadu Rt/w. 02/09 Desa Sukalaramg Kecamatan Sukalarang Kabupaten Sukabumi telah dilaksanakan Bhakti Sosial berupa Khitanan Massal sebanyak 18 orang anak usia 3 tahun sampai 6 tahun, merupakan warga masyarakat kec. Sukalarang, kec. Sukaraja dan kec. Cireunghas, bahkan ada dari kota Jakarta. Kegiatan ini di Prakarsai oleh Pinisepuh H.M. Thoriq Jayasakti Al-Bantani dengan merangkul KBPPPolri Sektor Sukalarang serta jajaran pengurus dan anggota Shibara KBPPPolri Resort Sukabumi kota dan Tab. Warta POLISI Biro Ko/Kab. Sukabumi. Dimana sumber dana berasal dari keluarga besar Padepokan Lemah Pandita, KBPPPolri, Tab.Warta POLISI dan Masyarakat. Adapun sumbangsih dari toko mas Family berupa bingkisan yang diberikan langsung oleh pemilik toko mas Family kepada orang tua /anak yang di khitan. Sedangkan untuk Paramedis didatangkan dari RSI. ASSYIFA kota Sukabumi sebanyak 4 orang tenaga medis al: Kamaludin, Ade Warman, Ade Nurhidayat dan dr. Heri Heryanto / selaku penanggungjawab Tim Medis. H.M. Thoriq Jayasakti selaku ketua panitya, mengucapkan “Banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan Bakti Sosial berupa Khitanan Massal ini, sehingga bisa terlaksana dengan semestinya, lancar sesuai rencana, tepat pada waktuknya.” Semoga anak – anak yang di khitan menjadi anak – anak yang soleh, taat ber Jamaah Sholat di Mesjid. Semoga Allooh senantiasa memberikan kesehatan kepada kita semua, tetap semangat, maju terus pantang mundur dijalan kebaikan. Pungkasnya. Dikatakan Subur Dd selaku warga : Saya sangat bersyukur dengan diadakannya kegiatan khitanan massal ini, dan saya mengucapkan terima kasih banyak kepada sepuh saya, Bapak H.M.Thoriq Jayasakti juga KBPPPolri dan Tab.Warta POLISI yang telah menyukseskan terselenggaranya pelaksanaan khitanan massal, semoga kedepannya lebih eksis lagi, kata Subur Dd. A.S

KBPPPolri, Warta Polisi Bersama Warga Laksanakan Kerja Bakti Menyambut Maulid Nabi

Dalam rangka menyambut datangnya Maulid Nabi Besar Muhammad SAW. Tabloid Berita Warta POLISI Biro Sukabumi dan KBPPPolri Sektor Sukalarang Polres Sukabumi kota mengadakan kegiatan berupa Kerja Bakti yang didukung oleh warga masyarakat setempat, baik itu dari kalangan Remaja, Pemuda dan Orangtua, yang juga didukung langsung oleh Tokoh Masyarakat “Rosyid Suryana” dan Tokoh Agama “Ustadz Haji Parman” yang secara bersamaan ikut kerja bakti membenahi Jalan Desa sepanjang 1 km, yaitu Jalan Lokantara yang berlokasi di kampung Cikadu Rt. 02 Rw. 09 desa Sukalarang kecamatan Sukalarang kabupaten Sukabumi, tepat dipagi hari  Jum’at pada penghujung bulan nopember saat udara masih segar hingga siang hari.  
     Dan pada akhirnya kerja bakti dipusatkan di lapangan dekat Padepokan Lembah Pandita, yang mana nantinya lapangan ini akan digunakan untuk kegiatan Bakti sosial  berupa Khitanan Massal dan Tabligh Akbar.   Antusias warga masyarkat begitu tinggi sehingga rela meluangkan waktu untuk kepentingan bersama, dan tidak kurang dari 60 orang warga masyarakat dan anggota KBPPPolri juga Warta Polisi yang melaksanakan kerja bakti demi tercapainya kegiatan Khitanan Massal dan Tabligh Akbar pada pertengahan Desember.   Kegiatan ini diprakarsai oleh Pimpinan Padepokan Lembah Pandita, Haji Thoriq Jayasakti Al-Bantani.     A.S